Hati-hati Dengan Air Minum Kemasan

Diposkan oleh safru | Thursday, October 28, 2010 | , , | 8 komentar »

Bagi Anda yang menyukai air minum dalam kemasan (AMDK) perlu sedikit waspada karena dari penelitian terahkir yang dilakukan oleh Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) telah ditemukan sebanyak 11 dari 21 merek air minum dalam kemasan (AMDK) gelas yang beredar di pasaran terbukti bermasalah.

Dari 11 produk bermasalah tersebut, sembilan produk memiliki koloni bakteri mendekati ambang batas yang telah ditentukan, yaitu 100.000 mikro bakteri per mililiter. Sedangkan dua produk lainnya memiliki bakteri di atas ambang batas.

Dua produk tersebut adalah AMDK dengan merek Sega, yang diproduksi PT Indotirta Jaya Abadi, dan AMDK bermerek Ron 88, yang diproduksi PT Panfila Indosari.

Dari hasil temuan ini, YLKI mengirimkan surat pemberitahuan kepada 11 perusahaan yang memiliki produk bermasalah. Namun, yang memberikan klarifikasi kepada YLKI hanya sembilan perusahaan.

Dari kondisi tersebut disarankan masyarakat lebih berhati-hati dalam membeli AMDK, terutama AMDK dalam kemasan gelas, jangan mengonsumsi segala jenis AMDK jika dinilai tidak sehat seperti terlihat keruh maupun berubah rasa.

Khusus untuk AMDK, pada tahun 2009 Badan POM meneliti 192 sampel dan 22 di antaranya tidak memenuhi syarat, sementara untuk tahun 2010 sebanyak 63 sampel diuji dan delapan di antaranya tidak memenuhi syarat. Hingga Oktober 2010, tercatat produk air minum yang memiliki izin edar sebanyak 1.573 merek dan jumlah itu menunjukkan tren meningkat setiap tahunnya.

Sebagai badan pengawas BPOM mengalami kesulitan melakukan pengawasan karena banyak produsen "nakal" yang berhasil mendapatkan izin edar atau nomor registrasi dari Badan POM namun tidak menjaga kualitas produknya sesuai disyaratkan. Selain itu, jumlah inspektor makanan yang sangat kurang juga menjadi salah satu penyebab kurang ketatnya pengawasan kualitas produk secara rutin. Sampai saat ini BPOM memiliki 380 inspektor makanan untuk sekitar 43.000 produk yang harus diawasi. Idealnya BPOM memiliki sekitar 2.000 inspektor.

sumber: sehatnews.com dan kompas.com

Postingan Terkait Lainnya :


Widget by Astaqauliyah.Com

8 komentar

  1. andri // October 28, 2010 at 1:53 PM  

    maksih info nya...

  2. DenBaGas // October 28, 2010 at 6:38 PM  

    Salam
    Menyapa kawan dihari Sumpah Pemuda...
    Mohon berpartisipasi dan dukungannya kawan...

    Salam Kawan

  3. ninneta // October 28, 2010 at 8:17 PM  

    Hai,

    Sudah lama aku nggak blogwalking. Karena memang dah lama juga nggak blogging. Hehehehehe.... Datang sekedar menyapa. Semoga dirimu sehat dan selalu bahagia.... dan semoga belum lupa dengan persahabatan kita.

    :)

    Salam,

    Ninneta

  4. Asis Sugianto // October 29, 2010 at 6:36 AM  

    setelah membaca saya sedikit khawatir dan was2 dengan air minum kemasan,,,,

  5. hargaterbaruhandphone // November 1, 2010 at 6:35 PM  

    BANYAKNYA para pengusaha NAkal memang menjadi Sebab Akibat munculnya MAsalah Ini.! tapi disisi lain, Peran Pemerintah selaku tempat regulator kurang membantu dalam hal Controlling.! semoga KOMEN saya ini dapat membantu .! salam berbagi

  6. NgePas // November 2, 2010 at 9:27 AM  

    salam..
    wah jadi khawatir nih minum air kemasan
    thx 4 share sob :D

  7. Media Kesehatan // November 2, 2010 at 9:28 AM  

    info yang sangat bermanfaat ^^

  8. Pesan hari akhir // November 8, 2010 at 11:43 PM  

    makasih bos atas infonya, sungguh blog yang dermawan.... sip deh kawan

Post a Comment

Friends Link

Friends