Sehatkah Air Minum Anda?

Diposkan oleh safru | Thursday, September 02, 2010 | , , | 10 komentar »

Menurut data tahun 2008, cakupan pelayanan air minum di Indonesia baru 29 persen dan sisanya bergantung pada sumber air minum dari air permukaan, air sumur, air sungai, serta air hujan yang tidak terlindungi. Sebagian besar air yang dikonsumsi masyarakat juga tercemar oleh koli tinja.

Air minum yang berkualitas dan layak minum harus dapat diterima secara estetis, jernih, tidak berasa dan tidak berbau, tidak mengandung partikel terlarut serta tidak mengundang kuman dan logam berat yang bisa menimbulkan gangguan kesehatan.

Ketiadaan bakteri Escherichia coli merupakan salah satu indikator mutu dan keamanan air minum. "Bakteri ini habitat alaminya adalah pada usus manusia. Jika tidak ada bakteri ini diharapkan menjadi indikasi tidak adanya patogen lain," kata Dr.Ratih Dewanti-Hariyadi, pakar mikrobiologi pangan dari Fakultas Teknologi Pertanian IPB, dalam media edukasi mengenai kualitas air minum di Jakarta, Kamis (2/9/10)

Tercemarnya sumber air minum oleh kuman dan cemaran lain tentu membahayakan kesehatan masyarakat. "Hampir 50 persen penyakit yang diderita masyarakat masih disebabkan oleh air minum yang tercemar dan pola hidup tidak bersih," kata Dr.Budi Haryanto, MsC, pakar kesehatan lingkungan dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia dalam kesempatan yang sama.

Kejadian Luar Biasa Diare yang dilaporkan di 16 provinsi pada tahun 2006 oleh World Bank ternyata juga disebabkan oleh air minum yang tercemar bakteri E. coli yang berasal dari tinja manusia dan hewan. Diare yang disebabkan oleh virus dan protozoa juga berasal dari air yang tercemar tinja.

Kualitas sumber air bersih, kata Ratih antara lain ditentukan oleh keadaan lingkungan, misalnya jarak sumber air bersih dari kakus yang minimal adalah 10 meter. Air tanah yang berada di daerah dekat lokasi industri, pertanian atau penambangan juga rawan tercemar oleh senyawa kimia dan pestisida.
sumber: kompas.com

Postingan Terkait Lainnya :


Widget by Astaqauliyah.Com

10 komentar

  1. Dhana/戴安娜 // September 2, 2010 at 5:04 PM  

    salam sahabt
    ehm ternyata air minum saja terdapat suatu eksistensi jelasnya ya..baru tahu mas saya kalau begini heheheh makasih ya

  2. Ferdinand // September 3, 2010 at 1:22 PM  

    Jujur aja air tanah dirumahku gak bisa diminum Sob.. soalnya keruh jadi rumahku ya airnya beli hha.. jadi gak tau kualitasnya.. klo air minum ya AQUA hhe.....

    Semangt n happy blogging...

  3. anak smp katro // September 4, 2010 at 3:35 AM  

    konon 80% air tanah di ibukota, tercemar e. coli, bener ngga sob?serem mbayanginnya

  4. suwune // September 4, 2010 at 10:14 PM  

    he coli yang berasal dari tinja manusia dan hewan. berarti sapitengnya harus jauh tu,sedangkan diperum. type kecil depan piteng belakang sumur.hihhi salam kawan

  5. Ikhsan@Flixnn // September 5, 2010 at 4:29 PM  

    Wah info bagus nih. jujur aja ane klo minum slalu AQuA (bukan bermaksud iklan produk ya :D) klo air keran paling buat nyuci baju, piring. klo air sumur di sedot pake sanyo buat nyiram tanaman n ngisi air kolam hehe. Wassalam sobat! :)

  6. Ferdinand // September 6, 2010 at 4:35 PM  

    Sore Sob.. wah tumben nie blum update.. libur ya sob.. apa udah mudik nie hhe.. Semangat aja deh...

  7. Rizky Agung // September 8, 2010 at 11:05 AM  

    banyak minum air putih emank bikin sehat sob..
    :)

  8. Warna Tulisan // September 16, 2010 at 8:18 AM  

    kalau saya mempergunakan air PAM sob, karena memang ngga bisa pakai sumur ...

  9. joko susilo // September 20, 2010 at 1:11 PM  

    salam persahabatan, terima kasih telah memasang banner produk kami, semoga sukses selalu menyertai, silahkan mampir, bergabung, liat statistik dan berita....




    ttd.
    joko susilo

  10. Masrun Alung // April 3, 2014 at 3:06 PM  

    klu saya meminim air yg berasal dari dket kuburan gimana tuh kira2 sehat ga ya?...

Post a Comment

Friends Link

Friends