Apakah Anda sering merasa mudah lelah, letih, lesu dan kurang semangat? Banyak hal yang bisa menyebabkan kondisi tersebut. Mulai dari kurang vitamin hingga kurang darah. Yang terakhir ini, masyarakat masih sering rancu dengan menyebutnya sebagai kondisi darah rendah. Padahal, darah rendah dan kurang darah adalah dua kondisi yang berbeda sama sekali.

Lantas, apa sebenarnya hal paling mendasar yang membedakan antara kurang darah dengan darah rendah? Berikut beberapa pemahaman yang perlu Anda ketahui.

1. Kurang darah berarti kadar hemoglobin dalam darah kurang dari normal. Darah rendah terjadi ketika tekanan darah yang diukur dengan pengukur tekanan darah berada di bawah normal.

2. Saat kurang darah, mata berkunang-kunang dan gampang pusing karena hemoglobin yang berfungsi membawa oksigen ke seluruh tubuh kurang. Sedangkan orang yang mengalami darah rendah, hal yang sama terjadi karena ada gerakan berdiri dari posisi duduk atau jongkok mendadak sehingga aliran darah di otak turun tiba-tiba akibat gravitasi bumi.

3. Kurang darah berarti ada “zat” dalam darah yang berkurang, sedangkan darah rendah ada tekanan darah dalam pembuluh darah yang berkurang. Menilik kondisi tersebut, kurang darah bisa terjadi pada kondisi darah rendah , normal, dan juga tinggi.

4. Penyebab paling umum kondisi kurang darah adalah kekurangan zat besi. Sedangkan penyebab darah rendah biasanya dipengaruhi oleh volume darah, keadaan pembuluh darah, dan keadaan jantung.


Kemudian, agar tidak menjadi penyakit yang berbahaya bagi tubuh, berikut upaya pencegahan dan penanganan yang bisa Anda lakukan.

Kurang Darah:

  • Bisa diatasi dengan meminum suplemen penambah darah yang mengandung zat besi dan vitamin C.
  • Konsumsi makanan seperti tersebut daging dan sayuran hijau.
  • Konsumsi vitamin C untuk mengikat zat besi dalam makanan yang Anda konsumsi.
  • Jangan minum teh setelah makan daging. Sebab, menurut sejumlah penelitian, ada zat bernama tannin dalam teh yang justru bisa menghambat penyerapan zat besi.


Darah Rendah:

  • Banyak memakan masakan yang banyak mengandung garam. Tentu, dalam kadar yang tetap terukur.
  • Minum lebih banyak cairan.
  • Bagi yang suka olahraga, cairan yang mengandung natrium dan potasium sangat disarankan.
  • Bagi Anda yang menyukai kopi atau alkohol, segera kurangi atau hilangkan kebiasaan tersebut.
sumber: inspirasisehat.com

Postingan Terkait Lainnya :


Widget by Astaqauliyah.Com

7 komentar

  1. BRI Jakarta Veteran // August 10, 2010 at 9:18 AM  

    melihat ciri2/gejala pada poin no.2 besar kemungkinannya saya kurang darah sahabat, makasih sahabat atas infonya, akan dicoba. Salam

  2. Ferdinand // August 10, 2010 at 9:39 AM  

    Wah klo aku berarti kutang darah nie bukan drah rendah hhe....... aku kirain sama aja Sob wkwkwk ternyata beda toh........

    Makasih info'y SOb... Semangat N met aktivitas ...

  3. tomo // August 10, 2010 at 9:41 AM  

    Ho oh kawand memang antara darah rendah dan kurang darah berbeda sama sekali.
    Jika kurang darah ya tambahin saja darahnya dengan bermacam2 cara.

    Tapi kalo darah rendah ini yang bikin kepala pusing kawand.
    Terkadang pasien ampe jatuh saat berjalan.
    Mudah2an dengan tips kawand ini bisa menjadi alternatif pengobatan.
    Suwun.

  4. panca // August 11, 2010 at 8:52 AM  

    kalau aku tergolong kurang darah atau darah rendah ya...
    mata berkunang-kunang kepala kadang pusing banget kalau pas lagi ndak punya duit...

  5. elok langita // August 11, 2010 at 3:02 PM  

    artikelnya bermanfaat, mkashy banyak

    :D

    maafin semua kesalahan elok iah.. happy fasting.. :D

  6. Anonymous // August 13, 2011 at 10:30 AM  

    mau tanya nich, kalau anak saya usia 17 thn, tensi dia belakangan ini 55/90 dan apa itu normal dan itu kurang darah apa darah rendah ?
    apa yang harus kami lakukan untuk dia, karena dia student dan apa yang harus kami perhatikan untuk anak kami. trims.

  7. ari nugroho // September 27, 2012 at 8:05 AM  

    Lebih susah ngobati darah rendah / kurang darah

Post a Comment

Friends Link

Friends